SOSIALISASI KOMISI GENDER PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI DEKENAT MALANG KOTA 1 DAN 2

Berita Keuskupan Malang-Alumni peserta Sosialisasi Komisi Gender Pemberdayaan Perempuan (KGPP) bulan November 2022, menyelenggarakan Sosialisasi GPP. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperluas jaringan dan jangkauan serta pemahaman akan gender dan pemberdayaan perempuan. Acara tersebut disampaikan kepada perwakilan umat paroki di paroki-paroki se Dekenat Malang Kota 1 dan 2.

Mereka membentuk kepanitiaan kecil dengan modal awal yang sangat minim. Namun demikian sosialisasi Gender dan Pemberdayaan Perempuan dapat dilaksanakan dengan baik.

Hal ini terjadi berkat bantuan dari Pastor Paroki Vincentius A Paulo Malang dan Komisi GPP Keuskupan Malang.

Acara yang dilaksanakan pada Minggu 5 Maret 2023 bertempat di Ruang Agape Paroki St. Vincentius A Paulo Malang, mulai pukul 09.30 sd. 12.30 WIB.

Sambutan Pastor Paroki St. Vincentius A Paulo, Langsep

Dalam sambutan pembuka, Pastor Paroki Santo Vincentius A Paulo Malang Romo Petrus Maria Handoko CM menyampaikan, “merasa terhormat kegiatan seperti ini dilaksanakan di Paroki Langsep, dan kami membantu apa yang bisa”.

Lanjutnya “Partisipasi wanita bukan untuk menyerupai pria. Sumbangan khas wanita yang harus ditonjolkan adalah sifat keibuannya. Peran sebagai ibu yang berbelas kasih kepada siapapun yang harus ditularkan. Ibu-ibu jangan keluar dari keluarga hanya karena peran gender, itu tak diharapkan.” Beliau juga mengingatkan akan adanya dokumen dari Bapa Paus Yohanes Paulus II (Santo Yohanes Paulus II) tentang menjalankan fungsi mendidik di dalam keluarga.

Sambutan Ketua Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Malang

Sedangkan Ketua KGPP KM menyampaikan, “menitip pesan agar para peserta yang hadir pada hari ini dapat menyampaikan sosialisasi tentang GPP di paroki masing-masing juga menyinggung tentang proses terbentuknya KGPP di Keuskupan Malang pada bulan November 2019.

Beliau juga mengapresiasi kehadiran ibu-ibu dari WKRI Cabang yang ada di Demako 1 dan 2. Beliau juga mengingatkan pula akan visi-misi WKRI yang dalam salah satu pasalnya ada tertulis ‘memperjuangkan kesetaraan gender’.

Pemaparan Narasumber

Komisi GPP Keuskupan Malang mengirimkan dua orang narasumber terbaiknya yakni Ibu Lucia Ari dan Ibu Kristien. Mereka dapat menyampaikan bahan sosialisasi dengan baik mulai dari Tujuan-Fungsi GPP sampai dengan Rencana Aksi yang dilaksanakan. Seluruh materi disampaikan dalam waktu sekitar 120 menit dengan bantuan sarana LCD Proyektor.

Tema yang ditawarkan oleh Panitia kepada narasumber dan peserta adalah, “Kesetaraan Peran Laki-laki dan Perempuan”

Acara yang padat ini tidak melupakan ungkapan iman, dengan tetap berdoa Angelus pada pukul 12.00 WIB diiringi dengan bunyi lonceng dari Gereja Santo Vincentius A Paulo Malang

Peserta yang hadir merupakan wakil umat dari paroki-paroki se Demako 1 dan 2. Sejumlah 97 orang hadir dalam acara tersebut. Peserta yang hadir mayoritas ibu-ibu namun ada pula tiga bapak dan empat OMK.

Mereka sangat antusias mengikuti sosialisasi ini dengan menyimak paparan dari narasumber secara aktif. Hal ini tampak dari adanya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Ada pula pertanyaan yang mungkin bersinggungan dengan budaya lokal yang masih menganggap bahwa perempuan sebagai ‘konco wingking’. Semua pertanyaan dapat dijawab oleh kedua narasumber dengan baik.

Dari laporan Ketua Panitia Ibu Riski Wardani, bahwa disamping kehadiran peserta dari perwakilan atau utusan paroki, hadir pula perwakilan ibu-ibu PKK Desa Bandulan Kota Malang.

Mereka berpartisipasi ikut serta mensukseskan kelancaran acara sosialisasi GPP ini dan menjaga kesehatan peserta serta dalam rangka menjalin relasi yang baik dengan sesama umat beragama.

 

Foto: Panitia Sosialisasi GPP Demako

Kontributor: L. Suryono

Sebuah informasi penting juga disampaikan oleh Ibu Lusia Ari, “bawah Sosialisasi Gender dan Pemberdayaan Perempuan untuk OMK akan dilaksanakan di Malang pada bulan Mei 2023 dengan nara sumber dua anak muda dari Jakarta.

TEMU KOMISI KOMSOS REGIO JAWA: BERJALAN BERSAMA MENCINTAI TUHAN DAN ALAM SEMESTA

Berita Keuskupan Malang-Awal Maret menjadi momen istimewa bagi Komisi Komunikasi Sosial Regio Jawa. Ini dikarenakan para Ketua Komisi Komsos Regio Jawa beserta timnya, mengadakan pertemuan bersama untuk membangun jaringan, keakraban, sekaligus belajar bersama. Pertemuan yang diadakan pada tanggal 3-5 Maret 2023 tersebut berlangsung di dua tempat, yakni Griya Samadi Resi Aloysii dan Gunung Bromo.

Acara ini diawali dengan makan siang dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama. Hadir dalam pertemuan tersebut sekretaris eksekutif Komisi Komsos KWI, RD. Antonius G. A. Lalu bersama stafnya Stefani Ira. Pertemuan yang dimulai siang hari tersebut, dibuka dengan sambutan oleh RD. Al. Boedi Prasetyo, Ketua Komisi Komsos Keuskupan Surabaya, selaku panitia utama. Kemudian dilanjutkan sambutan dari RD. Antonius Lalu, sekaligus perkenalan Ketua-ketua Komsos dari tujuh Keuskupan di Regio Jawa beserta timnya.

Literasi Digital dan Pelindungan Data

Setelah sambutan-sambutan dan perkenalan, acara dilanjutkan dengan mendengarkan masukan dari Bapak Dr. Ir. Bonifasius W. P., M.Eng. Pak Boni sapaan akrab beliau, merupakan Direktur Pemberdayaan Informatika di Kemenkominfo. Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan tentang pentingnya literasi digital dan menjaga keamanan data pribadi serta akun media sosial. Beliau juga menyampaikan bahwa terdapat empat pilar dalam literasi digital yang perlu diperhatikan, yakni digital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety.

Setelah pemaparan tersebut dibuka ruang tanya jawab dan sharing bersama. Para peserta aktif dan menyampaikan berbagai pertanyaan berkenaan dengan persoalan-persoalan yang dialami di keuskupan masing-masing.  Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi pembuka, yang dipimpin oleh RD. Eka B. S., Vikjen Keuskupan Surabaya didampingi RD. Boedi dan RD. Antonius Lalu.

 

Sharing dan Rekomendasi

Keesokan harinya acara diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin RD. Reynaldo Antoni Haryanto, Ketua Komisi Komsos KAJ. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan pagi dan sharing antar keuskupan. Dalam sharing antar keuskupan tersebut, masing-masing ketua komisi memaparkan program kerja dan mensharingkan berbagai persoalan yang dialami di keukupan masing-masing.

Sesi pagi hingga siang hari tersebut, ditutup dengan kesepakatan bersama dan rekomendasi pertemuan. Dimana dalam kesepakatan itu, ditetapkan Komisi Komsos Keuskupan Bogor sebagai tuan rumah Temu Komsos Regio Jawa tahun berikutnya, dan Komisi Komsos Keuskupan Purwokerto sebagai penyelenggara studi bersama digital safety.

Sukacita dan Keakraban

Acara kemudian dilanjutkan dengan santap siang bersama dan menuju ke hotel Lereng Bromo. Di tempat tersebut para peserta mengadakan malam keakraban, sekaligus persiapan menuju gunung Bromo keesokan harinya. Hadir dalam acara tersebut, owner Hotel Lereng Bromo yang menyambut para peserta dengan sangat baik. Hadir pula Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) beserta jajarannya.

Keesokan harinya, beberapa jip dan pajero telah terparkir di depan hotel, siap membawa peserta menuju penanjakan gunung Bromo. Di gunung Bromo para peserta tidak hanya sekedar melihat sunrise, tetapi juga membuat beberapa konten dan reportase. Selanjutnya, para peserta menuju BB-TNBTS dan disambut dengan luar biasa oleh Bapak C. Hendro Wijanarko selaku Ketua BB-TNBTS beserta jajarannya.

Perjalanan di gunung Bromo ditutup dengan Perayaan Ekaristi, yang sekaligus menutup rangkaian acara Temu Komisi Komsos Regio Jawa. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Jemmy, Ketua Komisi Komsos Keuskupan Malang tersebut bertempat di taman BB-TNBTS. Turut mendampingi dalam Perayaan Ekaristi tersebut, RD. Randy-Ketua Komisi Komsos Keuskupan Purwokerto, RP. Nono Juwarno, OSC-Ketua Komisi Komsos Keuskupan Bandung, Sekretaris Eksekutif Komisi Komsos KWI dan para romo Ketua Komisi Komsos se-Regio Jawa.

Mencintai Alam Semesta

Setelah Perayaan Ekaristi berlangsung, dilakukan penanaman bunga Edelweis untuk dibudidayakan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk cinta kepada alam semesta, sebagaimana tertuang dalam tema Temu Komisi Komsos Regio Jawa tahun ini. Penanaman secara simbolis tersebut dilakukan oleh RD. Antonius Lalu didampingi Bapak C. Hendro Wijanarko dan para Ketua Komisi Komsos. Acara Temu Komsos yang merupakan kolaborasi antara Keuskupan Surabaya dan Malang ini ditutup dengan makan siang bersama dan kunjungan ke taman Edelweis binaan BB-TNBTS.

Sampai jumpa di Temu Komisi Komsos Regio Jawa tahun berikutnya.

Kontributor: Jemmy F.

Dokumentasi: Panitia

RAPAT KOORDINASI KOMISI-KOMISI KEUSKUPAN MALANG

Berita Keuskupan Malang-Pada hari sabtu hingga minggu, 11-12 Februari 2023, Keuskupan Malang (KM) mengadakan rapat koordinasi antar komisi.

Acara yang diselenggarakan di Rumah Retret Maria Magdelena Postel, Jayagiri, Malang tersebut berjalan sukses, lancar, dan berhasil. Adapun acara yang bertujuan untuk menghimpun program kerja komisi-komisi untuk tahun 2023 tersebut, dihadiri para ketua komisi beserta para pengurusnya. Rapat tersebut dipimpin oleh Vikjen KM Romo A. Tjatur Raharso dan dipandu oleh Romo Krismiyanto.

Pengantar Romo Vikaris Jendral

Dalam paparan awal Romo Vikjen menyampaikan bahwa tujuan dari rapat koordinasi ini adalah:

  • Mengumpulkan komisi-komisi sebagai satu keluarga
  • Membangun visi yang kurang lebih sama yakni sehati sejiwa berjalan bersama.
  • Menyatukan program kerja komisi-komisi dalam satu tabel untuk sosialisasi ke paroki-paroki di KM

Hal ini dilakukan dengan tujuan selain untuk membangun sinergitas antar komisi, juga membantu paroki-paroki dalam merancang agenda.

Beliau juga menyampaikan usulan agar rapat koordinasi dilaksanakan setiap tahun, yakni pada akhir tahun. Adapun rapat tiap akhir tahun tersebut ditujukan untuk agenda evaluasi pelaksanaan program kerja tahun sedang berjalan serta menyusun program kerja untuk tahun depan.

Beliau juga menyampaikan plafon dana per tahun tiap komisi, prosedur pencairan dana melalui mengajukan proposal, serta laporan keuangan pada akhir tahun termasuk dana-dana bantuan dari pihak ketiga.

Selain itu, beliau juga menyampaikan rekruitment anggota kepengurusan komisi hendaknya dilakukan tiap Ketua Komisi secara mandiri. Proses penjaringan tersebut hendaknya juga memperhatikan regenerasi kepengurusan.

Tiga Sesi Diskusi dan Koordinasi

Rapat koordinasi tersebut dibagi dalam tiga sesi diskusi.

  • Pada sesi pertama, diskusi intern komisi masing-masing.
  • Sesi kedua dan ketiga tiap-tiap komisi membahas dan mencermati program kerja komisi-komisi secara bersama.

Pada sesi pertama, para ketua komisi diajak melihat kembali visi-misi yang pernah disusun tiga tahun lalu, dalam rapat koordinasi komisi-komisi di Wisma Shyanti Lawang. Bilamana ada yang perlu ditambahkan dapat ditambahkan. Misalnya relasi berkoordinasi dengan komisi yang linier di KWI serta berjejaring dengan seksi-seksi yang ada di Paroki.

Pada sesi kedua dan ketiga, empatbelas komisi yang ada di KM mengajukan 121 program. Program kerja inilah yang hendak disosialisasikan di paroki-paroki. Dalam diskusi muncul berbagai revisi untuk perbaikan maupun revisi untuk kerjasama antar komisi serta menata kembali tanggal pelaksanaannya. Suasana diskusi dapat dikatakan berjalan dengan baik dan lancar serta dalam suasana yang nyaman.

Pada kesempatan ini para peserta juga diperkenankan untuk menyampaikan pertanyaan-pertanyaan serta usulan-usulan yang berkait dengan komisi-komisi.

Suasana nyaman yang dibangun oleh pemimpin rapat serta peserta yang saling mendukung membuat rapat koordinasi ini berkesan dan menghasilkan buah baik berupa konsep program kerja komisi tahun 2023.

 

Kontributor: Bapak L. Suryono

Dokumentasi: Bapak Gerry Newan

PAROKI KATEDRAL IJEN BERBAGI SEMBAKO

Berita Keuskupan Malang-Punden dusun nDungan merupakan salah satu fasilitas warga di Desa Landungsari. Tempat yang sejuk tersebut biasanya digunakan untuk cangkrukan warga sekitar dan juga untuk rapat atau pertemuan warga. Tempatnya yang berada di bawah pohon yang rindang tersebut dilengkapi dengan fasilitas sederhana berupa meja, kursi, serta TV tabung membuat mereka nyaman duduk di sana.

Bazar Murah

Pagi hari ini Sabtu, 17 Desember 2022 fungsi punden berubah total. Sebab punden tersebut digunakan oleh ibu-ibu WKRI Landungsari untuk berjualan pakaian layak pakai dan bazar murah sembako.

Adapun sembako maupun pakaian layak pakai diperoleh dari umat paroki dibawah koordinasi Bidang Pelayanan Paroki Katedral. Sejak awal bulan Desember 2022 atau ketika memasuki masa Advent 2022 upaya pengumpulan sudah dilakukan. Aneka macam pakaian layak pakai, mulai dari atasan hingga bawahan serta longdress dari kaum hawa mulai dikumpulkan.

Ada pula kaos T-shirt dan baju dari para kaum adam dan juga baju anak-anak maupun balita turut dikumpulkan. “Para pembeli bebas memilih membolak-balik pakaian, silahkan mana yang disuka dipilih,diambil, dan dibeli dengan harga murah sekali.” kata Ibu Magdalena yang bertugas di stand pakaian.

Sedang bazar sembako sudah dalam bentuk paket-paket dalam kantong plastik terdiri dari: beras 5Kg, gula 1Kg, minyak goreng 1 liter dan 10 bungkus mie instant.

“Paket-paket sembako dapat diperoleh warga prasejahtera sekitar Punden nDungan dengan cara membeli dengan harga yang terjangkau oleh mereka” Kata Ibu Maria.

Ia juga menyampaikan bahwa, “Siapa yang berhak menerima kami menyerahkan pada kebijakan Pak RT setempat yang lebih tahu”.

Kegiatan ini menimbulkan kegembiraan bagi warga sekitar Punden, sebab mereka dapat memperoleh sembako dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

 

Beberapa warga lain yang tidak memperoleh merasa kecewa, “mengapa tahun lalu mendapat sekarang tidak” katanya. Untung panitia bisa menghibur dengan menyampaikan “bahwa karena jumlah terbatas maka bergantian” Pelaksanaan bazar di Punden ini merupakan bagian dari bazar yang ada di Paroki SPMGK Katedral Malang.

Bazar di Pusat Paroki

Di Paroki pelaksanaan bazar dilakukan di gedung Widya Bhakti. “Secara umum yang menerima sembako melalui bazar murah adalah warga prasejahtera. Mereka telah didata melalui ketua lingkungan-ketua lingkungan se-paroki.

Namun demikian, masyarakat umum juga bisa memperoleh dibawah koordinasi Ketua Wilayah atau Ketua Lingkungan yang bersangkutan”, demikian disampaikan oleh Ibu Cindy selaku Ketua Bidang Pelayanan Paroki Katedral.

Selanjutnya beliau menyampaikan, “Sembako adalah sumbangan dan kepedulian warga untuk berbagi berkat bagi warga yang membutuhkan.

Tahun ini, sumbangan yang masuk cukup berlimpah sehingga bisa berbagi juga ke Landungsari dan Sengkaling.

Selain itu juga ke Kelurahan Oro-oro Dowo dan juga untuk ojek online dan para pemulung”.

Kontributor: L. Suryono

Foto : Panitia Bazar

ed. Jemmy F.

KEUSKUPAN MALANG TERIMA BANTUAN BRI

Berita Keuskupan Malang-Di tengah situasi perekonomian masyarakat Indonesia yang mulai beranjak pulih, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui programnya “Berbagi Kasih Bersama BRI” menyelenggarakan acara penyerahan paket sembako kepada beberapa pihak.

Acara yang dilangsungkan pada hari Rabu, 14 November 2022, pukul 08.00 WIB tersebut, dihadiri sekitar tiga puluh orang baik undangan maupun tim dari BRI. Adapun pihak-pihak yang mendapat bantuan dari program “Berbagi Kasih Bersama BRI” kali ini adalah perwakilan Gereja Kristen, panti asuhan, Yayasan Bhakti Luhur, dan Keuskupan Malang.

Program kolaborasi antara BRI Peduli dan Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI ini, dilangsungkan di Gedung Bale Wiyata kompleks Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan S. Supriadi 18, Sukun, Malang. Hadir dalam acara tersebut pewakilan Keuskupan Malang sekaligus perwakilan yang menerima bantuan RP. Ignasius Joko P., O.Carm., selaku sekretaris Keuskupan Malang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ibu Santi Wijayanti selaku perwakilan BRI. Selanjutnya bantuan yang telah diterima tersebut akan disalurkan dan digunakan sebagaimana maksudnya.

Kontributor: Jemmy F.

Dokumentasi: Gerry Newan

KONTINGEN KEUSKUPAN MALANG HADIR DI PESPARANI KATOLIK II DI KUPANG

Berita Keuskupan Malang-Pesparani Katolik Nasional II di Kupang yang tengah berlangsung pada tanggal 28 – 31 Oktober 2022  tersebut, melibatkan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Tak ketinggalan Keuskupan Malang  turut serta sebagai kontingen perwakilan Provinsi Jawa Timur.

Adapun anggota kontingen  yang terlibat sejumlah 20 orang yang terdiri dari:

  • peserta lomba
  • official
  • beberapa pendukung

Pak Dion Halawa selaku anggota Tim Official menyampaikan bahwa para peserta adalah mereka yang aktif dalam berbagai event yang diadakan sekolah dan paroki. Mereka juga mendapatkan pelatihan lanjutan dari para pelatih.

Misa Perutusan dan Seremoni Pemberangkatan

Sebelum berangkat, para anggota kontingen beserta orangtua anak peserta lomba mengikuti Misa Perutusan yang dilaksanakan di Kapel Novisiat SPM Jalan Pandan Malang.

Misa yang diselenggarakan pada Senin sore 24 Oktober 2022 tersebut dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Malang Romo Dr. Alphonsus Catur Raharso.

Keesokan harinya pemberangkatan kontingen atau delegasi dilaksanakan oleh Sekretaris Keuskupan Malang Romo Ignasius Joko Purnomo O.Carm.

Kontingen Termuda

Salah satu anggota kontingen yang paling muda, bernama Rafael Ranen Adilio atau biasa dipanggil Ranen. Ia merupakan Siswa kelas 4 SDK Sang Timur Malang yang mengikuti lomba Bertutur Kitab Suci. Menurut ibunya “Ranen mengenal Kitab Suci mengalir begitu saja sebagaimana orangtuanya yang juga gemar membaca Kitab Suci.

Ia aktif mengikuti cerita tentang para nabi dari chanel youtube Super book dan mengikuti program K3S yaitu Berkat for Kids. Anak yang bercita-cita menjadi romo ini mentalnya sudah terlatih untuk mengikuti berbagai lomba yang diadakan baik di sekolah maupun paroki.

Rangkaian Acara Pesparani

Pesparani kali ini mengambil tema “Dengan Pesparani Katolik Nasional II Kita Tingkatkan Kualitas Iman Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama untuk Indonesia Jaya”.

Adapun acara tersebut bertempat di sekitar Kota Kupang antara lain

  • Aula Eltari Kantor Gubernur NTT di Kupang
  • Aula Unika Widya Mandira
  • Auditorium St. Paulus Unika Widya Mandira
  • Aula Paroki St. Yoseph,
  • Aula Paroki St. Maria Assumpta.

Untuk diketahui bersama bahwa dalam Pesparani II tahun 2022 terdapat 13 mata lomba yang diselenggarakan secara offline dan online. Ada 5 lomba dengan metode online telah dilaksanakan yakni

  • Paduan Suara anak
  • Paduan Suara Remaja Gregorian
  • Paduan Suara OMK Campuran
  • Paduan Suara Dewasa Wanita
  • Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian.

Keuskupan Malang juga ambil bagian dalam lomba Paduan Suara Remaja Gregorian dengan mengikutsertakan dua grup paduan suara yakni grup Paduan Suara SMAK Santo Albertus Malang dan grup Orang Muda Katolik Paroki Katedral Malang.

Sedangkan untuk lomba-lomba dengan metode offline atau tatap muka Keuskupan Malang mengirim

  • peserta lomba mazmur kategori anak, remaja, OMK, dan dewasa masing-masing satu orang.
  • Bertutur Kitab Suci satu orang anak
  • Cerdas Cermat Anak 3 anak
  • Cerdas Cermat Remaja juga 3 anak.

Semoga kontingen Keuskupan Malang dibawah koordinasi Ketua Kontingen Bapak I.J. Warto Hadi berhasil dalam mengikuti lomba dan sukses membawa pulang piala.

Kontributor : L. Suryono

Dokumentasi : L. Suryono

ed. Jemmy F.

MISA SYUKUR 40 TAHUN dan 25 TAHUN IMAMAT DI GEREJA KATEDRAL MALANG

Berita Keuskupan Malang-Hujan di akhir musim kemarau  baru saja berhenti, masih meninggalkan jejak berupa  jalan-jalan basah di sekitar  Gereja Katedral Malang. Kondisi itu tidak menghalangi berjalannya perarakan para misdinar, para imam dan yubilaris serta Bapak Uskup Malang.  Para undangan yang terdiri dari para biarawan-biarawati dan umat beriman pun telah hadir dan masuk ke dalam Gereja Katedral Malang.

Ungkapan Syukur

Pada sore ini Rabu 5 Oktober 2022 dipersembahkan Misa Syukur Imamat yang dipimpin oleh Bapak Uskup Keuskupan Malang Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan O.Carm bersama para yubilaris, Ketua Unio Keuskupan Malang RD. Henricus Vidi Krista dan RD. Stephanus Jemmy.

Adapun mereka yang merayakan ulang tahun imamat ke-40 tahun adalah Mgr. Prof. Dr. Henricus Pidyarto Gunawan O.Carm dan Romo Felix Sujatno. Sedangkan para imam yang merayakan pesta perak imamat adalah RD. H.T. Ardi Wardhana, RD. E. Wahyu Widodo, dan RD. Dr. Al. Krismiyanto Pr. Dalam perayaan Ekaristi Syukur tersebut, bacaan Injil dibacakan oleh Romo Emanuel Wahyu Widodo, sedangkan homili disampaikan oleh Romo Dr. Alfonsus Krismiyanto

Tempat Tugas Para Yubilaris

Berikut adalah tempat tugas para yubilaris saat ini, RD. Felix Sujatno yang ditahbiskan sebagai imam pada tanggal 7 Februari 1982 bertugas sebagai pastor purna karya di Paroki Katedral Malang. Beliau pernah mengemban tugas sebagai Sekretaris Keuskupan Malang dan Pastor Paroki Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Malang selama 10 tahun.

RD. Hubertus Tangguh Ardi Wardana yang ditahbiskan pada 9 April 1997, berkarya sebagai Ekonom Keuskupan Malang. RD. Emanuel Wahyu Widodo, yang ditahbiskan pada tanggal 2 Oktober 1997 saat ini bertugas sebagai Rektor Seminarium Marianum Keuskupan Malang di Probolinggo, sebelumnya beliau pernah bertugas sebagai Pastor Paroki Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Malang.

Sedangkan, RD. Dr. Alfonsus Krismiyanto, yang juga ditahbiskan tanggal 2 Oktober 1997 saat ini bertugas sebagai Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Malang, Pastor Kepala Paroki Santo Yohanes Pembaptis-Janti, Dosen STP IPI Malang dan Wakil Ketua Yayasan Adi Sucipto.

Sambutan Yubilaris

Ketika Romo Ardi menyampaikan sambutannya mewakili para yubilaris beliau juga mengungkap bahwa pada hari ini 5 Oktober 2022 juga ulang tahun imamat ke-33 untuk Romo J.C. Eko Atmono, Romo Blasius Tira, Romo B. Hudiono dan  Romo Dr. Alph. Tjatur Raharso.

“Sungguh bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang boleh diterima terlebih anugerah imamat, anugerah terindah dalam hidup kami. Kami sungguh mengalami betapa kasih Tuhan yang berkenan memanggil kami yang  jauh dari kelayakan untuk menjadi imam, juga anugerah terindah dalam hidup kami untuk berbagi kasih Yesus melalui segala tugas karya yang dipercayakan gereja bagi kami”, demikian sambutan yang disampaikan Romo Ardi.

Sedangkan Bapa Uskup Malang dalam sambutannya menyampaikan, “Mohon maaf kalau pelayanan kami tidak selalu memenuhi harapan umat, mengucapkan terima kasih kepada unio yang mengundangnya  bersama Romo Yatno ikut merayakan pesta perak ketiga imam keuskupan malang.

Terima kasih kepada unio yang juga menerima saya menjadi gembala mari kita bekerja sama membangun Keuskupan Malang. Semua tergantung kita pelayanan kita pengorbanan kita cinta kita semoga dengan perayaan ini kami dan imam projo maupun imam dari tarekat-tarekat dan biarawan-biarawati yang bekerja di Keuskupan Malang dapat bekerja saling membantu.”

Kontributor : Laurensius Suryono

Dokumentasi : Anselmus Haryo

ed. Jemmy F.

WORKSHOP CALON NARASUMBER KPP KEPANJEN

Berita Keuskupan Malang-Pasangan muda katolik ada dimana-mana dalam wilayah reksa pastoral Keuskupan Malang. Secara umum, mereka tinggal dalam lingkungan-lingkungan di dalam paroki.

Bila saatnya tiba, antara hati kedua insan dan bersepakat untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Maka mengikuti Kursus Persiapan Pernikahan (KPP) dapat dikatakan sebagai jalan pertama untuk membuka langkah berikutnya.

Di Keuskupan Malang pelaksanaan KPP terdapat beberapa penyelenggara. Di Kota Malang atau tepatnya di Dekenat Malang Kota pelaksanaannya dilakukan oleh Komisi Keluarga Keuskupan Malang, yang diselenggarakan pada bulan genap

Penyelenggaraan Kursus Mandiri

Di Paroki Lawang terdapat penyelenggaraan kursus tersendiri oleh para aktivis Kerasulan Keluarga Paroki Lawang. Peserta kursus yang secara umum berasala dari umat dari paroki Lawang, tetapi tidak menutup kemungkinan juga dari paroki-paroki di Dekenat Utara Malang.

Sedang di Regio Timur Keuskupan Malang juga ada walaupun tidak menjadi satu regio, bisa jadi diselenggarakan oleh satu paroki.

Sedang pada Dekenat Selatan Malang belum ada penyelenggara KPP yang rutin melayani. Sehingga bilamana ada umat yang akan menikah ada kemungkinan mereka mengikuti KPP yang diselenggarakan oleh Komisi Keluarga atau dibekali oleh Pastor Paroki sendiri.

Oleh karena itu, Paroki Kepanjen ingin membentuk suatu kepanitiaan yang dapat menyelenggarakan KPP yang mumpuni dan legal. Maka, mereka mengundang Komisi Keluarga Keuskupan Malang ke Paroki Kepanjen dalam acara yang bertajuk, Workshop Calon Narasumber KPP.

kpp-kepanjen3

Pendampingan Oleh Komisi Keluarga

Acara yang telah digagas sebelum pandemi Covid-19 tertunda-tunda dan baru terealisasi pada Minggu 4 September 2022 di Aula Paroki Kepanjen.

Hadir dari Komisi Keluarga: Ketua Komisi Keluarga Romo I Ketut Adi Hardana MSF, Wakil Ketua Komkel Pasutri Roni-Ninin, Sekretaris Komkel Pasutri Efraim-Patty, Pasutri Yani-Danny, Pasutri Happy-Wawan dan Ibu Elly Susilowati.

Dari pihak Paroki Kepanjen hadir sejumlah 11 orang sebagai calon narasumber KPP. Biasanya materi yang disampaikan oleh narasumber dari Komisi Keluarga Keuskupan Malang dalam penyelenggaraan KPP meliputi :

  1. Moral dan Spiritualitas Perkawinan
  2. Hukum Gereja tentang Perkawinan
  3. Relasi suami-istri
  4. Panggilan sebagai orangtua
  5. Tipe-tipe kepribadian
  6. Organ Reproduksi dan KB Alami
  7. Ekonomi Rumah Tangga

Workshop yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan baru selesai pada pukul 14.15 dibagi dalam lima sesi yang diikuti dengan termin tanya jawab. Para calon narasumber aktif menyimak dan mengikuti paparan tim Komkel, hal ini terlihat dari pertanyaan dan sharing-sharing mereka.

Beberapa catatan penting yang disampaikan oleh Romo Ketut adalah kurangnya persiapan pernikahan merupakan salah satu penyebab perceraian. Keluarga yang baik memerlukan persiapan yang baik.

Tujuan KPP: Mempersiapkan mereka yang akan segera menikah, sharing dari para pasutri narasumber tentang tantangan pernikahan, pengetahuan tentang hukum gereja, KB, moral, psikologi, pengelolaan ekonomi, dll., dan kiat-kiat membangun keluarga.

Beliau juga berpesan perlunya tim pendamping pasca nikah di paroki untuk mendampingi keluarga-keluarga dengan dukungan aktivis Marriage Encounter (ME).

Akhirnya beliau mengundang para calon narasumber untuk hadir dan melihat penyelenggaraan KPP di Malang agar lebih mantap mempersiapkan penyelenggaraan KPP di Paroki Kepanjen.

Kontributor : L. Suryono

Dokumentasi : Sekretaris K3M

ed. Jemmy F.

Jl. Guntur No.2, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen 65119, Kota Malang
Jawa Timur Indonesia

Fideliter Praedicare Evangelium Christi